Resah diri selalu menghantui
Selalu datang tak jua pergi
Membutakan mata dan hati
Resah di jiwa lelah di diri

Berat terasa walau tanpa beban
Bayang melangkah mengiringi lamunan
Selalu hidup dalam penantian
Tak jua datang wahai impian

Kembali ku buka lembaran lalu
Tak ada cerah pekat selalu
Hujani diri dengan sejuta rintih
Sesak di dada menyakitkan hati

Lamban meraba puing-puing hati
Menyayat raga membunuh naluri
Lelah kukenang semua yang hilang
Kini datang perih membayang

Biar kukenang semua tetap hilang
Biar kucari takan kudapati lagi